Junaidi Elvis Menepis Pernyataan dari Ketua Umum Partai Golkar
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto menyatakan bahwa semua pengurus DPP Partai Golkar diizinkan masuk ke dalam kantor DPP Partai Golkar, namun pernyataan tersebut ditepis oleh Ketua Bidang Kemaritiman DPP Partai Golkar, Junaidi Elvis.
Elvis yang menepis pernyataan tersebut ternyata memiliki alasannya, pasalnya pada saat tanggal 29 bulan Agustus lalu dirinya dilarang masuk ke dalam DPP Partai Golkar oleh sejumlah massa berseragam Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang sedang berjaga di dalam kantor DPP tersebut.
"Statement Airlangga yang bilang pengurus DPP Partai Golkar bisa masuk dan keluar kantor DPP Partai Golkar jelas tidak benar. Bohong itu. Tanggal 29 Agustus lalu, saya hendak masuk ke kantor DPP Partai Golkar, namun sama sekali tidak diizinkan oleh preman-preman berseragam AMPG yang berjaga di depan gerbang DPP," ujar Elvis kepada wartawan, Jumat (06/09).
Dengan menutup rapat akses untuk bisa masuk ke dalam kantor DPP Partai Golkar tersebut sangat disesalkan oleh Elvis karena tindakan dari Ketua Umum Partai Golkar tersebut. Ternyata tidak hanya dialami oleh dirinya, bahkan pengurus pleno lainnya juga merasakan hal yang sama.
"Beberapa hari lalu Ketua DPD I Sultra Ridwan Bae juga tidak diizinkan masuk ke dalam kantor DPP Partai Golkar. Sejumlah pengurus DPP Partai Golkar lainnya juga mengalami hal serupa. Kenapa kita dilarang untuk masuk ke rumah kita sendiri? Padahal jelas-jelas kita pengurus," katanya.
Elvis mengaku tidak ada alasan yang jelas mengapa para pengurus 'dicekal' masuk ke dalam kantor DPP. Jangankan untuk menggelar rapat, bertemu dengan Ketum atau Sekjen saja dilarang.
"Para preman berseragam AMPG yang berjaga di gerbang masuk, mengatakan tidak boleh ada yang masuk ke dalam kantor DPP jika tidak ada izin dari Ketum atau Sekjen. Sangat tidak jelas alasan yang diberikan. Apa dasarnya Ketum melarang pengurusnya masuk ke dalam kantornya sendiri. Sikap otoriter seperti ini jelas harus kita lawan," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menyatakan tidak ada larangan bagi pengurus DPP Partai Golkar masuk ke kantor DPP partai beringin, yang berada di Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat.
"Masuk keluar boleh asal anggota. Kalau yang bukan anggota, pengurus tidak boleh," kata Airlangga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (05/09).
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment