Organisasi Amal Israel Dapatkan Sumbangan dari Pengusaha Lebanon Berupa Koleksi Hitler


Barang-barang peninggalan Hitler disumbangkan pada sebuah organisasi penggalangan dana Israel, Karen Hayesod oleh seorang pengusaha asal Lebanon yang bernama Abdallah Chatila.

Chatila untuk membeli barang-barang peninggalan Hitler tersebut dari sebuah lelang kontrovesional yang berada di Jerman. Tujuan Chatila membeli barang-barang Hitler itu karena dirinya tidak ingin barang-barang tersebut jatuh pada tangan orang yang salah.

Dirinya berhasil membeli barang peninggalan tersebut sebanyak 10 barang yang dilelang oleh Herman Historica, sebuah rumah lelang di Kota Munich. Chatila sudah menguras uangnya sebanyak 600.000 euro atau setara dengan Rp9,3 juta.

Barang-barang yang berhasil Chatila beli di antaranya adalah buku Mein Kampf bersampul perak, kotak rokok, mesin tik, dan topi.

"Populisme sayap kanan dan anti-Semitisme menyebar di seluruh Eropa dan dunia. Saya tidak ingin benda-benda ini jatuh ke tangan yang salah dan digunakan oleh orang-orang dengan niat tidak baik," kata Chatila, dilansir dari laman BBC, Selasa (26/11).

Tindakannya dipuji oleh kelompok-kelompok Yahudi, termasuk Asosiasi Yahudi Eropa (EJA), yang mengatakan barang-barang lelang memiliki nilai sejarah yang kecil dan akan dibeli oleh orang-orang yang memuja Nazisme.

"Di dunia yang sinis, tindakan kebaikan, kemurahan hati, dan solidaritas ini begitu mulia," kata Rabbi Menachem Margolin.

Dia juga mengatakan Chatila akan bergabung dengan kunjungan 100 anggota parlemen Eropa ke lokasi kamp kematian Perang Dunia Kedua Auschwitz pada Januari tahun depan di mana dia akan menerima penghargaan.

Lelang ini menampilkan 147 item khusus yang terkait dengan Nazi Jerman, di antara lebih dari 800 koleksi sejarah Jerman sejak 1919.

Hermann Historica mengatakan mayoritas pembelinya adalah museum, negara, dan kolektor pribadi, dan langkah-langkah telah diambil untuk mencegah barang-barang jatuh ke tangan yang salah.


Chatila adalah pengusaha yang saat ini tinggal di Swiss dan termasuk 300 orang terkaya di negara tersebut.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Tukang Cukur Jokowi Mengaku Dibayar Lebih Dari Harga Normal

25 Pemain Timnas China Negatif Corona Setelah Menjalankan Isolasi Mandiri

Pada Faktanya Misbakhun Keluar Dari PKS Karena Adanya PAW