Lawan Dolar AS, Rupiah Tumbang Terkena Sentimen Perang Dagang


Pada hari Selasa (10/12/2019) nilai tukar Rupiah melawan Dolar AS kalah 0,04% atau 5 poin ke Rp14.015 pada pasar spot akhir perdagangan. Sementara itu untuk kurs tengah Rupiah melemah 0,14% atau melemah sebanyak 21 poin ke Rp14.025.

Melemahnya nilai Rupiah ini dinilai oleh Direktur riset Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah melemahnya karena akibat tidak adanya sentimen positif terbaru pasar.

“Sentimennya sama [seperti kemarin], ga ada kabar baru. Rupiah memang masih dalam ketidak pastian, khususnya dari perang dagang AS dan China,” kata Piter kepada Akurat.co, Rabu (11/12/2019).

Kurs Rupiah untuk hari ini juga diyakini oleh Piter akan mengalami penurunan namun penurunan tipis saja. Direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximillianus Nico menilai pelemahan Rupiah dipicu oleh wait and see perang dagang AS-China.

“Meskipun China berharap AS akan menunda tarif impor yang rencananya diterapkan pada 15 Desember, ketidakpastian masih ada,” kata Nico kepada Akurat.co.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Tukang Cukur Jokowi Mengaku Dibayar Lebih Dari Harga Normal

25 Pemain Timnas China Negatif Corona Setelah Menjalankan Isolasi Mandiri

Pada Faktanya Misbakhun Keluar Dari PKS Karena Adanya PAW